Jumat, 16 Desember 2016

Contoh Puisi Ayah, Matahari Dan Anugerah Cinta


Puisi adalah karya sastra yang mempunyai nilai keindahan..
Berikut ini kumpulan puisi yang telah saya buat semoga bermanfaat bagi kalian para pembaca mohon maaf jika masih banyak kesalahan kata dalam membuat puisi tersebut , berikut ini:


AYAH
AYAH..
Ayah engkau sangat lah mulia
Engkau rela bekerja seharian penuh
Hanya demi istri dan anakmu
Engkau adalah pria berjasa untukku

AYAH…
Hujan engkau abaikan
Panas sudah menjadi teman sehari hari mu
Namun.. kau tak pernah letih bekerja
Karena ingat aku dan ibu

AYAH..
Betapa besar pengorbanan mu
Betapa mulia pekerjaan mu
Betapa berharga tetes keringat
 yang mengalir di dahi indahmu

AYAH..
Aku sangat berterima kasih
Atas semua yang telah kau korbankan untuk aku
Atas semua tetes keringat mu
Yang tak mampu aku bayar dengan apapun

AYAH
Betapa mulia nya ALLAH menciptamu
Mencipta sosok yang amat sempurna untukku
Ku berjanji akan belajar sungguh-sungguh
Agar bisa membanggakan mu ooh ayah ku…






ANUGERAH CINTA
CINTA
Sebuah kata yang penuh akan makna..
Yang tidak bisa dijelaskan dengan sekedar kata
Namun hati lah yang merasakan nya
Dan yang mampu mendeteksi  nya

CINTA
Semua makhluk butuh cinta
Semua makhluk ingin cinta
Karena cinta memang dibutuhkan
Karena cinta memang diinginkan

CINTA
Seseorang yang memiliki nya
Akan mampu tersenyum
Akan mampu tertawa
Karena cinta memang membahagiakan

CINTA
Bila tidak ada dalam jiwa
Wajah terlihat masam
Bagai kopi tanpa gula
Karena memang cinta adalah
 pengaruh  karakter seseorang

CINTA
Betapa indah Tuhan mencipta nya
Betapa  beruntung orang yang menerima nya
Terima kasih Tuhan..kau ciptakan CINTA dengan segala kesempurnaaan




MATAHARI…

MATAHARI ….
Dikala pagi datang..
Engkau siap menyinari dunia ini
Dengan sinar mu yang menawan..
Dan menyehatkan dipagi hari…

MATAHARI..
Hadir mu sangat lah berarti bagi manusia
 Hangat mu membuat semua makhluk nyaman
Sinar mu yang indah membantu aktivitas manusia

MATAHARI..
Tanpa mu .manusia akan kesulitan beraktivitas
Dunia akan gelap.
 segelap malam tanpa cahaya bulan

OHH MATAHARI…
Sungguh tak sia-sia Tuhan menciptakan mu
 Dengan bentuk bulat sempurna
Dan tubuh dilapisi cahaya
Seperti  Tuhan mencipta mu dengan segala  kuasa -Nya


Terimakasih  semua:)

Cerpen : This Is My Family oleh Coretan Tintaku


THIS IS MY FAMILY
Oleh : Fortuna

Rumah  adalah tempat alasan pulang, dan juga keluarga sebagai tempat untuk kita bersandar. Bagaimana jadi nya bila rumah berhawa musuh dan keluarga yang terkesan tidak peduli?

pastilah anda tidak merasa keberadaaan atau ada nya sosok sebuah keluarga disekitar anda yang ada hanyalah sosok yang selalu membuat anda ingin menangis,menangis dan menangis.

Kalian pasti bisa membayangkan atau bahkan merasakan hal itu jika kalian menjadi sosok gadis seperti Alyssa.

Yang duduk dibangku kelas tiga Smp ini sangat ingin pergi dari rumah dan menetap disebuah daerah biarpun hanya sendirian karena pada dasar nya Lysa merasa tetap sendiri walau keluarga nya masih lengkap dan ia pun memiliki seorang kaka yang duduk dibangku kelas dua sma.

namun hati Lysa tetap merasa sepi karena Lysa merasa kedua orang tua dan Kaka nya tidak pernah menyayangi Lysa dengan tulus.

Entah apa sebab nya, yang Lysa tau ia selalu menjadi terbelakang.

"Bu, Lysa ingin les karena kata Bu guru dengan les akan memudahkan Lysa belajar dan bisa lulus ujian nasional dengan baik."

keluh Lysa kepada Ibunya dengan nada harap harap cemas, takut jika Ibu Lyssa hanya akan memarahi gadis belia tersebut.

"Haduh, kamu ini ada ada saja. Lysa lysa,kalau pintar ya pintar saja tidak usah semacam les .menghabiskan uang Ibu saja,lebih baik uang nya Ibu belikan beras untuk makan kita nanti."

kata Ibu kepada Lysa.

"Tapi Bu, waktu mas Rio kelas 9 beliau Ibu les kan bahkan di tempat les yang sangat bagus,kalau aku pribadi ditempat les yang biasa saja pun tak mengapa Bu."  Ujar Lysa memohon kepada sang Ibu.

Namun Ibu tetap kukuh dengan pendirian nya dan tidak ingin mengLeskan Lysa dengan alasan tidak memiliki uang.

Padahal jika di usaha kan pasti bisa sebab mas Rio nya saja di usahakan sampai jungkir balik akhirnya bisa,nah ini untuk biaya les lysa yang murah masa tidak bisa.

Hal ini membuat Lysa semakin berpikir bahwa Lysa tidak di ingin kan dikeluarga nya ini dia berpikir dan membayangkan perkataan teman nya sewaktu dulu.

Flasback on

"Eh sobat Aku senang sekali,Ibu dan Ayah ku baru saja memberikan Aku sepeda lipat dan sepatu roda.beliau memang baik sekali ya aku sangat senang memiliki Orang Tua seperti beliau."

Ujar Nisa dengan wajah nya yang berseri seri.

Namun lain hal nya dengan Lysa gadis malang ini menjawab teman nya dengan wajah murung.

"Kamu sangat beruntung Nis memiliki Orang Tua yang sangat baik,sedangkan Aku sedari dulu meminta sepatu roda tidak pernah dibelikan dengan alasan sepatu roda tak bermanfaat dan tidak ada sangkut paut nya dengan sekolah."

kata Lysa dengan wajah tertunduk dan setetes air mata jatuh dipipi nya yang manis.

"Lys, kamu jangan bersedih ya,mungkin Ibu mu akan menuruti mu jika keinginan Kamu ada sangkut paut nya dengan sekolah."

Ujar Nisa yang mencoba menenangkan sahabat kecil nya tersebut

Flashback off

Lysa mengingat perkataan sahabat sewaktu sd nya itu.

"kepentingan sekolah?"

Bahkan sekarang ia meminta untuk les tambahan saja Ibu nya tidak ingin dan banyak alasan untuk itu.

Dikamar nya Lysa menangis meraung raung menumpah kan rasa kesal, marah, cemburu, benci yang sudah tumbuh subur di dalam hati nya.  Bukan, bukan karena lysa pendendam namun karena hati nya sudah lama tergores oleh sikap ibu,ayah bahkan kakak kandung nya. Hahah.

"Kakak kandung" entah lah.

Lysa pernah berfikir bahwa ia bukan anak kandung orang tua nya. Karena ia selalu diperlakukan berbeda dari kakak nya yaitu mas Rio. Hal ini membuat Lysa prustasi ia seperti orang asing yang menempati rumah tersebut.

"Kenapa mesti begini ya Tuhannnnnn,kenapa ayah dan Ibu ku seperti tak menyayangi ku, kalau begini lebih baik Aku mati saja, buat apa Aku hidup jika orang sekililing ku tidak bisa menerima kehadiran ku.
Aku hidup untuk kedua orang tua ku dan untuk kakak ku tapi jika seperti ini aku tak kuat Tuhan.Hiks."

Lysa meraung raung keras dikamar nya tidak peduli orang tua dan kakak nya akan mendengar atau tidak yang ia tahu rasa dihatinya tak bisa terbendung lagi dengan senyum palsu yang ia tampak kan setiap hari nya.

Tiba tiba pintu kamar Lysa terbuka dan terlihat lah siapa yang membuka pintu kamar nya ternyata mas Rio cowo tinggi hitam manis itu terlihat panik dan langsung masuk kekamar Lysa.

"Ada apa Lysa? Kenapa Kamu menangis dik?" mas Rio bertanya dengan nada yang panik

" Lysa sudah tidak tahan mas,Lysa ingin mati saja."

Tangis Lysa langsung menjadi jadi dan membuat mas Rio bingung harus melakukan apa untuk menenangkan Lysa

"Ly,ly,lysa lelah mas"

kata Lysa dan semakin nampak lah wajah nya yang pucat pasi semakin terlihat jelas hal itu membuat mas Rio semakin panik.

Belum juga mas Rio membalas perkataan Lysa, Lysa sudah ambruk terlebih dahulu..

"Lysa kamu kenapa?Lysa bangun Lysa."teriak mas Rio begitu keras karena melihat adik nya pingsan dihadapan nya membuat nya semakin panik.

Rio tidak diam saja,ia segera menelpon dokter pribadi yaitu Dr.Arief untuk segera datang ke rumah nya .

selang 10 menit Dr.Arief sudah datang kerumah nya,dan segera dipersilahkan masuk oleh mas Rio.

"Bagaimana keadaan adik saya Dok?" kata mas Rio setelah Dr.Arief memeriksa keadaan Lysa.

"Lysa kelelahan menangis dan kebanyakan berpikir akan sesuatu, tapi Saya tidak mengetahui sesuatu itu yang yang jelas hal itu membuat nya seperti ini."
jelas Dr.Arief kepada Rio

"Lalu apa yang mesti Saya lakukan utuk Lysa Dok?"

tanya Rio dengan wajah terlihat cemas.

"Kamu cukup buat pikiran nya tenang,dan jangan buat dia banyak pikiran mungkin dengan mengajak nya jalan jalan akan membuat otak nya fresh kembali."

Kata Dr.Arief

Setelah berbincang bincang sebentar dengan Dr.arief ,sang Dr pun izin untuk segera pergi kerumah sakit sekarang sebab pasien nya sedang menunggu nya .

Selang 5 menit setelah kepergian Dr.Arief ,Lysa pun sadar dan mengerjapkan matanya.

"Mas Rio,mas lagi apa dikamar Lysa?" tanya Lysa yang sadar dengan kehadiran Rio dikamarnya.

" Mas disini sedang menunggu kesadaran Lysa,tadi Lysa pingsan. Kamu tahu,kamu sudah membuat mas hampir jantungan Lys." tutur rio yang membuat Lysa entah senang atau pun sedih .tapi hati nya terasa bergemuruh.

"Mas,kenapa mas khawatir Lysa pingsan? Padahal kan mas selama ini tidak pernah peduli dengan apa yang terjadi terhadap Lysa."

Ucapan gadis sepolos Lysa tentu membuat Rio tercengang, kenapa Lysa berkata demikian?

"Lys, mas sayang sama Lysa. Lysa jangan berbicara seperti itu lagi ya. Karna hal itu membuat mas sedih dan merasa mas tidak bisa menjadi mas yang baik buat Lysa."

kata Rio dengan sedikit bergetar
Mengatakan itu. Lysa langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung memeluk mas nya.

"Mas, Lysa sayang sama mas. Tapi sikap mas kepada Lysa yang membuat Lysa ingin menghilangkan rasa sayang Lysa terhadap mas."ujar lysa tersedu sedu.

Setelah mengutarakan perasaan nya kepada Rio ,hubungan nya menjadi lebih baik. Namun orang tua Rio dan Lysa tidak mengetahui bahwa Lysa pingsan sebab beliau sedang bekerja dan baru pulang hari ini.

"Sayang ,Ibu pulang sayang."teriak sang Ibu dengan senang

"Iya Ibu, kami ada disini." Rio dan Lysa ikut berteriak membalas ibu.

"Hei kalian sedang apa sayang?" kata Ibu dan segera menghampiri kedua Putra dan Putri nya yang terlihat sangat dekat. Dan entah perasaan apa yang Ibu rasakan.yang jelas rasa senang dan bahagia.

"Aku lagi mengajari Lysa belajar Bu,sebab sebentar lagi kan Lysa ujian nasional jadi ilmu yang Rio dapatkan diajarkan kepada dik Lysa."

Ujar Rio kepada Ibunya sedangkan Lysa hanya mengangguk setuju.

"Iya Bu, Lysa juga tidak perlu les kok. Jika itu yang Ibu ingin kan. Aku bisa belajar bersama mas Rio."

Ujar Lysa sambil tersenyum ramah.

"Kamu mesti les Lys, Ibu sudah daftar kan Kamu di tempat les bekas mas mu."

Ujar Ibu sambil tersenyum senang.

"Em,Ibu serius?" tanya Lysa.

"Ibu serius Ndo,mas mu juga sudah tahu kok," kata Ibu dengan serius.

"Mulai besok Kamu bisa langsung les ya,nanti diantar mas Rio mu."

Setelah mengatakan hal itu sang Ibu beranjak pergi ke kamar.

"Mas serius, Aku sudah di daftar kan di tempat les ?" tanya Lysa kepada mas Rio nya.

"Iya Lysa,masa Kamu tidak percaya Dengan apa yang dikatakan Ibu."

kata mas Rio dengan meyakinkan Lysa.

"Mas, boleh Lysa bertanya ?"tanya Lysa terlihat serius.

"Tanya apa Lys?"kata mas Rio.

"Kenapa selama ini Lysa merasa kalau mas, Ayah dan Ibu seperti benci sama Lysa?"tanya lysa sedikit sedih.

"Mas tidak benci kepada Lysa, mungkin Lysa saja yang merasa seperti iu. Kan Lysa tahu sendiri kalau mas ini orang nya cuek ,mas cuek sama Kamu bukan berarti mas benci sama Lysa. Jadi Lysa jangan berpikiran seperti itu karena hal iu membuat mas sedih.
Jika masalah Ayah Lysa tahu sendiri Ayah itu pria sibuk beliau pergi pagi pulang pagi tapi bukan berarti beliau benci sama Lysa.
Meskipun beliau tak menyapa Lysa namun Kamu harus tahu waktu pagi kamu belum bangun Ayah selalu menitipkan Kamu pada mas dan waktu malam kamu sudah tertidur Ayah selalu mengecup kening mu.
Sedangkan Ibu tidak memberikan mu sepatu roda karena ibu tahu kamu sewaktu kecil pernah patah kaki mu ketika bermain sepatu roda milik teman mu dan hal itu tidak ingin terulang lagi.
Ibu tidak membelikan mu sepatu roda bukan karena Ibu sayang akan uang yang ia miliki Lys, Namun karena Ibu sangat lah sayang sama kamu Lys dan tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan padamu .jadi mas harap Kamu tidak berpikiran yang macam ya. Mas sayang ama Kamu dan mas tidak ingin adik mas benci salah paham sama mas. Namun jika sikap mas membuat mu merasa kalau mas membenci mu .maafkan lah mas Lys. Mas tidak ingin ada dendam dihati mu. Maafkan lah juga Ibu dan Ayah mas sebagai perwakilan dari beliau."

Jelas Rio panjang lebar dan mampu membuat Lysa menitikan air mata.

"Mas Aku itu sayang sama mas lalu rasa sayang ku perlahan memudar ketika sikap mas sangat cuek sama Lysa. Namun mas perlu tahu bahwa Aku sangat bahagia saat mas mengutarakan perasaan mas kepada ku ,berniat untuk menjelaskan kepada ku bahwa yang aku pikirkan tentang mas, ayah dan ibu ternyata salah. Mas menjelaskan sejelas jelas nya kepada lysa, Dan mas berhasil dengan apa yang dikatakan mas ."
kata Lysa sambil memandang mas Rio dengan senyum manis nya

Benar saja, apa yang dikatakan mas Rio itu betul adanya. Ibu serta ayah Lysa memang seperti apa yang dikatakan mas Rio.

Kini Lysa dan Ibu nya menjadi akrab berkat apa yang di katakan mas Rio ,Rio menceritakan banyak hal apa yang di keluhkan Lysa kepada nya dan berharap Ibu nya mengerti dan mengubah sikap Ibu nya yang terlihat cuek menjadi lebih peduli terlebih kepada adik nya Lysa.

Sebab Rio tidak ingin sang adik merasa terasingkan dikeluarga nya padahal sebenarnya Lysa lah yang amat disayangi Ibu dan Ayah nya karena Lysa anak perempuan satu satu nya, mungkin cara yang diberikan Ibu dan Ayah nya kepada Lysa salah .

mungkin perlakuan yang salah itu membuat Lysa merasa tidak di anggap.
Sekarang kehidupan Lysa berubah. tidak ada lagi Lysa yang sedih karena orang tuanya cuek, tidak ada lagi Lysa yang merasa diri nya tidak dianggap.

Yang ada hanyalah Lysa yang bahagia karena orang tua nya sangat peduli kepada nya, yang ada hanya lah si Lysa yang super ceria dan semua teman Lysa bahagia karena hal itu. Teman nya mengatakan Lysa pantas mendapatkan kasih dan sayang kedua orang tua .

padahal sebenarnya Lysa sepenuh nya mendapatkan kasih sayang tapi ia tidak merasa hal itu karena sikap kasih sayang yang diberikan salah diartikan.

***

Ibu dan Ayah terimakasih akan kasih sayang yang kalian berikan padaku. walau awalnya aku mengira bahwa kalian tidak menyayangi ku.

- Lysa

Adik ku tercinta, Mas sangat menyayangi mu jangan pernah lagi mengatakan bahwa kamu merasa terasingkan.

- Mas Rio

Anakku, Maafkan Ibu yang terlihat cuek sama kamu. Tetapi, percayalah nak ibu sayang sama kamu.

- IbuMu

Ayah memang tidak pernah menemani hari hari mu. menemani kamu bermain, belajar sampai kamu mengira Ayah tak menyayangi mu. Percayalah Nak, Kamu adalah Putri kecil kebanggan Ayah. Dan selama nya akan tetap seperti itu walau kamu sudah menjadi tanggung jawab orang lain.

- AyahMu

***



Terjebak Hujan



Cerpen :
TERJEBAK HUJAN

disuatu sore aku dan teman ku ingin pergi ketempat photocopy.an sebab kami memiliki tugas yang mesti dikumpulkan esok pagi. Jadi lah aku bersama teman ku pergi ketempat tersebut walau keadaan langit sangat lah hitam dan siap memuntahkan air  hujan ,namun apa boleh buat ingin tidak ingin aku dan teman ku mesti mengeprint tugasnya sore ini sebab jika malam hari kami tidak boleh keluar .

Ketika kami disuatu perjalanan titik titik air hujan mulai turun beruntung nya kami sudah sampai ditempat photocopy.an saat data yang kami print diproses ,suara gemuruh hujan mulai terdengar dari arah selatan dan benar saja tidak sampai 1 menit hujan pun memuntahkan dengan deras nya. 

Pikir aku dan teman ku hujan ini akan sebentar saja namun sampai data sudah diprint pun hujan malah semakin deras tak karuan membuat aku dan teman ku panik sendiri karena aku tidak boleh telat pulang apalagi sampai magrib sedangkan sekarang sudah jam setengah enam.


"kapan berhenti nya ini hujan?" kata temanku sambil memperlihatkan wajah panik karena memang ia pun tidak boleh pulang telat oleh orang tua nya


"Apa boleh buat? Hujan semakin deras dan kita terpaksa menunggu sampai hujan benar benar berhenti." kata aku santai padahal sebenarnya aku pun sama panik nya dengan temanku,tapi aku bersikap santai agar suasana tidak semakin runyam hanya karena kami saling panik sama satu lain.

Dan sekarang sudah sampai magrib hujan belum juga reda rasa khawatir yang aku pendam sedari tadi akhirnya muncul juga. Aku tidak pernah membayangkan akan terjebak hujan selama ini sebab aku selalu mengerjakan tugas pada waktu langit cerah . aku menyesal menunda waktu siangku untuk bermain dan menyampingkan tugas ku yang mesti nya aku kerjakan sebelum bermain.

Lain kali aku tidak ingin seperti ini lagi, aku sungguh menyesal dan ibu pasti akan memarahi ku karena aku pulang tidak tepat waktu seperti yang aku janjikan tadi dirumah kepada ibu.

Itulah cerita pendek yang aku buat ,disana terdapat amanah nya yang bisa kalian resapi. Terimakasih telah mengunjungi blog aku salam dari aku Ratna bisa dipanggil Na:) jangan bosan bosan ya mengunjungi blog ku..

Tersandung Pesona Ify




Di suatu hari di sebuah perumahan yang elit mawar indah tinggal seorang  gadis manis yang sangat cantik, manis dan cerdas ini siapa lagi kalau bukan Alyssa saufika reynald yang biasa dipanggil ify dia juga gadis yang ceria dan bawel , gadis tersebut memiliki kakak laki laki yang bernama  Gabriel stevent reynald yang biasa dipanggil iel oleh teman nya
Ify saat ini duduk dibangku kelas X di Sma binus yang terkenal ke elitan nya sedangkan iel duduk dibangku kelass XII di sma yang sama

Ify memiliki sahabat sivia ,shilla ,dan agni mereka saling mengenal saat mos 6 bulan yang lalu walau  belum lama saling mengenal  tapi tidak ada jaim diantara mereka,  karena ify adik nya iel mereka jadi akrab dengan teman iel yang merupakan idola sekolah karena ketampanan dan kecerdasan mereka. Teman iel siapa lagi kalau bukan Cakka,Rio,Alvin mereka sudah menjalin persahabat sejak kelas X,

Sangat ify dan teman teman nya ingat kejahilan cowo cowo itu karena ify dan yang lainnya dimos oleh cowo cowo kutu kupret kata siify mah
Sempat waktu itu ify disuruh mencium pohon sambil memeluk pohon  dengan erat membuat rio yang mengerjai ify tertawa terpingkal pingkal membuat ify kesal sendiri ketika mengingat itu

*AKTIVITAS PAGI
Ify sudah bersiap untuk pergi kesekolah bersama dengan kaka tercinta

‘’Ify cepet!nanti telat nih udah jam berapa coba!!’’teriak iel menggelegar dipendengaran ify membuat gadis itu berlari karena memang dari tadi ify sudah siap tapi ia menunggu kaka nya memanggilnya

Author
Dasar si ify masa nunggu abang iel nya manggil sih, harusnya kalo udah siap ya bilang kali fy wkwk

Iel hari ini menggunakan motor ninja

*SESAMPAI DISEKOLAH

‘’ eh guys si iel ama ify udah datang  noh, lah tapi kok mereka berdua dua an sih?mereka pacaran yah?’’ucap Alvin niat nya ngelucu tapi akhirnya garing  kagak ada yang ketawa

‘’mereka kan ade kaka ,sok gak tau lu kodok dipit’’toyor rio di kepala Alvin

‘’yelah just kidding yo. ‘’ ucap Alvin sambil merapikan rambut nya yang sedikit berantakan kena toyoran dari rio

‘’kebanyakan bercanda nya nih ka alvin’’sambung sivia yang membuat Alvin mendengus kesal
Iel dan ify meghampiri kawan kawan nya yang lagi ngerumpi,

‘’HAII GUYS’’Sapa iel dan ify semangat

‘’HAIIII JUGS YEL,FI’’jawab mereka serempak tak kalah semangat nya

‘’ucet, tuh mata lu sipit amat neg ipi, gak mandi ya tadii?’’tuding rio sambil menunjuk mata ify

‘’sialan lu ka . tapi emang iya sih gua sipit gua kan blasteran indo-korea !’’ jawab ify pede

‘’siify makin cantik aja sih,siap nanti istirahat fy’’batin rio,namun mata nya menatap mata ify dalam

‘’oiya satu lagi jangan panggil gua ipi nama gua tuh I F Y dibaca ify bukan ipi’’sambung ify

‘’et dah ini bocah bedua pagi pagi udah debat aja, malu tuh diliatin’’shilla melerai perdebatan sambil menunjuk beberapa siswa yang memperhatikan ify dan rio

‘’bener yang dibilang shilla yo fy,’’ dsmbung cakka  ikut melerai

‘’udah yuk kekelas aja ‘’agni yang tiba tiba berucap

‘’yu dah’’mereka menuju kelas yang berbeda kelas CRAG kea rah selatan sedangkan kelas SISA kearah barat

*KELAS XII IPA 4
Terlihat kelas ini sangat lah ramai karena sedang free class guru mengadakan rapat membuat murid bersorak gembira, ada yang sedang ngobrol ,ngegosip, main kejaran, main hp ,ngejailin temen dan sampai ada yang mesen makan dikantin tapi makannya dikelas
Terlihat rio sedang melamun kan sesuatu

‘’nanti gimana ya gua nembak si ipi, kan tuh anak bawel banyak pertanyaan nya, entar kalo dia nanya gua suka sama dia kenapa dan lain lain gimana?itu kan buat gua tambah gugup,pokonya gua harus bisa dapetin hati tuh nenek lampir’batin rio berceloteh

‘’mikirin apan lu yo kaya nya serius banget dah?’’tanya iel penasaran

‘’gua mikirin gimana cara nya pas gua nembak ipi supaya diterima!’’jawab rio tanpa sadar
Beberapa detik kemudian ia meralat ucapan nya yang sudah terlanjur didengar oleh teman nya

‘’ehh maksud gua, gua kesel sama nenek lampir ‘’ralat ucapan rio yang gak logis,yakali rio tiba tiba kesel
sama ify  tanpa alasan sedangkan tadi baik baik, aja

‘’yelah masih kaku aja lu yo, kalo lu suka ama ify tembak aja yo gua setuju aja kok asal lu gak nyakitin ify’’ ucapan iel membuat  rio  semangat

‘’bener yel?’’tanya rio memastikan

‘’iyalah abang rio,’’iel mengeluarkan nada yang serius

‘’boong  yo jangan ditembak  anak  orang  entar mati luh’’ucap  Alvin tertawa
Seketika Alvin langsung mendapat 3 toyoran sekaligus,Alvin yang mendapat toyoran pun langsung muka nya kesal bukan main ,cemberut

‘’sorry gua khilaf sob,eh maksudnya sengaja’’cengir cakka

‘’udah mendingan sekarang bahas rio yang akan nembak ify’’kata iel melerai

‘’emang lu niat nya kapan nembak ify yo?’’tanya Alvin

‘’niat nya sih hari ini, gua udah beli bunga sama coklat’’cengir  rio yang membuat ketiga teman nya menatap tak percaya , rio ampe niat beli bunga dan coklat berati dah dipikirin dari kemarin kemarin ‘pikir ketiga sahabat nya

*KELAS X IPA 5

‘’hem gua ngerasa ada yang beda dari ka rio,dia sering curi pandang ke gua, dia emang masih suka ngatain gua  tapi sekarang tatapan nya juga bukan tatapan temen tapi tatapan cinta ‘’batin ify

‘’WOIIII KENAPA LU FYYY?’’ Teriak sivia di kuping ify karena melihat teman nya itu melamun, ify pun tersentak kaget

‘’IIIIIHHHH SIVIAAAAAA’’teriak ify tak kalah sengit

‘’Aduh kalian berdua berisik banget tau gak’’ucap agni kesal

‘’tau  nih ify ama via tiada hari tanpa teriak’’ucap shilla ikut nimbrung
ketika mereka sedang asyik mengobrol tiba tiba handphone ify bergetar menandakan ada sms yang masuk
kak rio sedeng :
                              fy temuin gua di belakang sekolah ada yang mau gua bicarain,PENTIING!!

‘’ih kario mau bicarain apan ya nantii’’batin ify

*ISTIRAHAT
Bel istirahat sudah berdering, sivia shilla dan agni hendak kekantin namun melihat ify yang diam aja

‘’Fy nyok makan ,laper nihh’’kata via sambil mengelus perut nya

‘’ lu pada duluan aja gua ada urusan bentar’’jawab ify sambil  tersenyumJ

‘’ oke jangan lama lu’’kata ketiga teman nya serempak lalu pergi menuju kekantin seiring teman nya pergi kekantin ify juga keluar menuju belakang sekolah

*BELAKANG SEKOLAH
Ify sudah sampai belakang sekolah ,ia melihat rio dari kejauhan lalu mendekat

‘’hei kak rio’’sapa ify ketika sudah sampai hadapan rio

‘’hei  ify sini’’kata rio sambil menyuruh ify duduk disamping nya

‘’apa yang mau kaka bicarain ‘’tanya ify to the point

‘’emm ‘’rio  ragu,namun sedetik kemudian rio kembali pede

‘’gua sadar kalo sekarang  gua suka sama lu fy, gua gak tau mulai kapan ada perasaan ini buat lu yang gua tau gua ingin selalu ada didekat lu, gua selalu merindukan semua tentang lu fy ,dulu bawel nya elu bikin gua risiih tapi sekarang itu malah  candu buat gua kalo missal gua gak denger ocehan lu gua jadi kangen banget, entah kapan  ada rasa ingin memiliki hati lu pi, yang jelas gua sekarang sayang dan cinta sama lu’’ jelas rio panjang lebar dengan banyak nya helaan nafas,sudah terlihat jelas rio sangat gugup

‘’mau gak lu jadi pacar gua fy, rio yang jadi pangeran dihati ify, ify juga yang  jadi putri dihati rio’’ucap rio gugup sambil jongkok didepan ify memberikan bunga dan coklat

‘’lu pilih dari bunga dan coklat dan bunga ini, kalo lu pilih bunga berarti lu nerima gua sebagai pacar lu, tapi kalo lu pilih coklat lu hanya jadiin gua sebagai sahabat aja,tolong pilih sesuai hati lu fy jangan dipaksain karena gua gak akan maksain’’ ucap rio , ify tersenyum lalu mengambil coklat dan bunga dari rio..

‘’fy kok lu ambil dua dua nya, kan gua Cuma pilih salah satunya’’tanya rio yang bingung

‘’ka rio, ify nerima kario jadi pacar ify , juga menjadikan ka rio sebagai sahabat ify, karena ify ingin kita tetap bersahabat walau berstatus pacaran hehe’’jawab 
ify, tanpa ify sadari rio menghela napas dalam lalu mengeluarkan nya perlahan

‘’makasih ya fy sumpah lu cewe pertama yang buat gua deg deg an ,love you sayang’’rio tiba tiba memeluk ify,ify balik memeluknya

*DI BALIK POHON BESAR
6 orang sedang mengintip adegan penembakan rio ke ify,,

‘’CIEEEEE CIIIIIIIEEEE YANG UDAH JADIAN’’teriak ke 6 orang tersebut yang tak lain adalah sahabat ify dan rio

Maaf banyak typoo bertebaran