Sabtu, 25 November 2017

Kumpulan Puisi oleh Coretan Tintaku 2018

Puisi 1 :

BULAN RAMADHAN
Oleh : Fortuna

Ramadhan....
Bulan suci kini datang
Memberi kabar gembira bagi umat islam
Membawa sekumpul harapan
Untuk meraih Rhido-Nya
Bulan suci.....
Kau adalah bulan penuh rahmat
Kau adalah bulan penuh ampunan
Kau adalah bulan untuk dijauhkan dari api neraka
Sudikah manusia untuk lalai padamu
Wahai manusia...
Sudahkah kita menyambutnya
Menyambut kedatangannya
Wahai manusia
Jangan lengah jangan lalai
Manfaatkanlah bulan berkah ini
Agar kelak meraih Rhido sang Illahi Rabbi
( Bekasi, 27 November 2017)

Puisi 2 :

KOLAM RENANG
Oleh : Fortuna

Dipagi hari yang cerah
Kudatangi sebuah tempat yang ramai
Kulihat wajah yang berbeda-beda
Ada yang gembira,
Ada yang rautnya sedih
Kumengerti ada raut takut pula
Ya inilah kolam renang
Ada yang datang penuh rasa senang
Ada pula yang datang dengan keterpaksaan
Oh kolam renang,
Bentukmu persegi panjang
Air mu biru, indah dan sejuk
Namun berubah abu
Bagi mereka yang tak pandai
Mengarungi airmu
(Bekasi, 27 November 2017)

Puisi 3 :

TAK ABADI
Oleh : Fortuna

Langit tak selamanya biru
Tanah tak selamanya bisa berpijak
Ombak tak selamanya tenang
Angin tak selamanya bersantai
Hidup tak selamanya berlangsung
Cinta tak selamanya tumbuh
Akan ada saatnya.
Semua yang engkau banggakan
Akan menghilang sekejap mata
Jangan pernah rela, ketika
Matamu ditutupi akan rasa angkuh
Wahai manusia yang tamak
Ayo, bergegaslah.
(Bekasi, 11 Desember 2017)

Kumpulan Puisi Tentang Ibu : oleh Coretan Tintaku 2018

Puisi 1 :
WAHAI IBU
Oleh : Fortuna

Ibu......
Kau adalah manusia sempurna
Untuk aku anakmu
Ibu......
Kasih sayangmu, selalu tertumpah padaku
Tak pernah sedikitpun
Kau memukulku
Ibu.......
Aku berdosa, telah menumpahkan air matamu
Aku berdosa, membuat engkau kecewa
Maafkan aku ibu
Ibu......
Setiap kenakalanku
Setiap keburukanku
Tak pernah sekalipun kau membenciku
Ibu.....
Kau selalu mengatakan
Aku maafkan kau anakku
Sambil memberikan senyum tulusmu
Ibu.......
Betapa besar pengorbananmu
Yang tak pernah bisaku hitung
Ibu, Terimakasih atas semua jasamu
(Bekasi, 26 November 2017)

Puisi 2 :
PUISI UNTUK IBU
Oleh : Fortuna

Puisi ini,
Kupersembahkan untukmu Ibu
Wahai Ibu yang aku cinta
Wahai Ibu yang aku sayang

Maafkan aku yang belum mampu
Untuk bahagiakanmu
Belum mampu ukir senyum
Diwajah senjamu

Betapa banyak pengorbanan
Yang kau relakan untukku
Tanpa pamrih, kau ikhlas
Senantiasa agar aku bahagia

Ibu, hari senjamu kian bertambah
Wajah mudamu kian berubah
Rambut hitammu kian memutih
Menyisakan sejuta kenangan keindahan

Meski begitu Ibu,
Akan selalu aku nanti
Cinta dan kasih yang tak pernah usai
Yang dengan tulus kau berikan

Oh Ibu, terimakasih atas semua jasamu
Terimakasih atas semua kasih sayangmu
Terimakasih atas cinta tulusmu
Dari aku,anakmu.
(Bekasi, 12 Desember 2017)

Puisi 3 :
PENGORBANAN IBU
Oleh : Fortuna

Oh Ibu,
Aku tahu aku berharga
Kehadiranku selalu engkau nanti
Dengan segala penantian dengan doa tulusmu

Ibu, betapapun aku sangat bangga
Memiliki Ibu tulus sepertimu
Yang selalu rela menyisihkan
Kasih sayang yang tak pernah usai

Oh Ibu,
Sembilan bulan engkau mengandungku
Membawaku kemanapun engkau pergi
Seakan, kau tak ingin kehilangan aku

Oh Ibu,
Dua tahun engkau menyapihku
Agar aku tumbuh dengan sehat
Dan kelak akan bahagiakanmu

Oh Ibu,
Saat malam hari, engkau rela terbangun
Hanya untuk memastikan
Apakah aku tidur dengan lelap

Oh Ibu,
Apakah aku pantas
jika aku membentakmu
Setelah pengorbanan yang sedemikian rupa

Oh Ibu,
Hukum aku, hukum aku Ibu
Jika aku menyakiti hatimu
Aku mencintaimu Ibu
(Bekasi, 12 Desember 2017)

Puisi 4 :
AKU MENYESAL
Oleh : Fortuna

Oh Ibu,
Aku menyesal, telah membentakmu
Aku menyesal, menorehkan luka dihatimu
Aku menyesal, ketika engkau meneteskan air mata,karenaku

Oh Ibu,
Aku menyesal, bernada tinggi kepadamu
Aku menyesal, saat membandingkan engkau dengan yang lain
Aku menyesal, saat aku selalu membantahmu

Oh Ibu,
Betapa malang nasibmu
Memiliki anak seperti aku
Yang tak pernah berhenti menyakitimu

Oh Ibu,
Sebelum nafas berhenti
Aku minta ampun padamu, Ibu
Ampunilah aku, yang telah durhaka padamu
(Bekasi, 12 Desember 2017)

Rabu, 08 November 2017

Link Diary dan cinta rahasia

Saya pikir Anda akan menyukai cerita ini: " Diary dan Cinta Rahasia [COMPLETE] oleh Ratnafortuna di Wattpad https://my.w.tt/UiNb/p5sUQBUpVH